Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Gus Ipul Minta Guru Pendamping Sekolah Rakyat Perkuat Pendidikan Karakter dan Perlindungan Siswa

badge-check


					Gus Ipul Minta Guru Pendamping Sekolah Rakyat Perkuat Pendidikan Karakter dan Perlindungan Siswa Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN — Menteri Sosial RI Gus Ipul meminta para guru pendamping Sekolah Rakyat (SR) di Pasuruan memperkuat peran sebagai pendidik sekaligus wali asuh. Ia menekankan pentingnya pendampingan personal, pembentukan karakter, dan pemenuhan kebutuhan dasar setiap siswa.

Hal itu disampaikan Gus Ipul dalam Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kota Pasuruan, Sabtu, 15 November 2025.

Di hadapan para pendamping dan orang tua siswa, ia menegaskan bahwa SR hadir sebagai ruang belajar terbuka bagi anak-anak dari keluarga yang menghadapi hambatan sosial, ekonomi, dan geografis.

“Guru pendamping bukan hanya mengajar. Mereka adalah sahabat sekaligus pelindung yang memastikan perkembangan siswa berjalan baik,” ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, konsep SR selaras dengan Trilogi Sekolah Rakyat yang memuliakan wong cilik melalui fasilitas pendidikan unggulan dan layanan yang menyetarakan semua anak.

Program ini, kata dia, merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan hingga lapisan masyarakat paling bawah.

“SR memungkinkan yang tidak mungkin menjadi mungkin. Ia membuka harapan dan menumbuhkan keyakinan bagi anak-anak yang sebelumnya tersisih dari sistem,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mensos mengingatkan agar sekolah memastikan lingkungan belajar bebas dari tiga hal: perundungan, kekerasan seksual maupun fisik, serta praktik intoleransi. “Sekolah Rakyat harus menjadi ruang yang aman untuk masa depan Indonesia,” ucapnya.

Gus Ipul juga meyakinkan para orang tua bahwa program SR tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga keluarga melalui berbagai program pemberdayaan sosial yang terintegrasi. Menurut dia, tujuan utama SR ialah memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan.

“Kalau orang tuanya belum beruntung, insya Allah anak-anaknya bisa menjadi generasi tangguh dan agen perubahan,” ujar Gus Ipul.

Hadir dalam dialog tersebut Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, dan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo. Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menjalankan program SR dengan baik sejak mulai dibuka pada Juli lalu.

Bupati Rusdi pada kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Sosial. Ia menuturkan bahwa pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan lahan seluas lima hektar di Kecamatan Gondangwetan untuk pembangunan gedung SR permanen.

“Kami sudah siapkan lahannya. Tinggal menunggu proses selanjutnya untuk pembangunan fasilitas permanen Sekolah Rakyat,” kata Rusdi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pasuruan Siap Bahas Raperda Kerja Sama Daerah untuk Propemperda 2026

16 Juni 2026 - 23:11 WIB

Ketua Dekranasda Pasuruan Dorong Perajin Batik Perluas Pasar Digital

16 Juni 2026 - 17:52 WIB

Doa Bersama Sambut 1 Muharram, Bupati Pasuruan Ajak Warga Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi

15 Juni 2026 - 19:25 WIB

Sedekah Bumi Rekesan, Cara Warga Lereng Arjuno Merawat Tradisi dan Kebersamaan

14 Juni 2026 - 18:17 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Lumbang, Sembunyikan Barang Bukti di Ikatan Gorden

12 Juni 2026 - 13:18 WIB

Trending di Headline