Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Uncategorized

PCNU Bangil Peringati Satu Abad NU dengan Istighotsah dan 100 Tumpeng

badge-check


					PCNU Bangil Peringati Satu Abad NU dengan Istighotsah dan 100 Tumpeng Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil, Kabupaten Pasuruan, memperingati satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) dengan menggelar istighotsah dan tasyakuran 100 tumpeng, Sabtu, 31 Januari 2026.

Peringatan satu abad NU yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” tersebut dipusatkan di Kantor PCNU Bangil, Jalan Raya Bangil–Pandaan, Desa Baujeng, Kecamatan Beji. Acara dihadiri para kiai, pengurus NU, serta ribuan warga Nahdliyin.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan 100 tumpeng yang dibagikan kepada warga NU yang hadir. Penyajian tumpeng itu menjadi simbol perjalanan 100 tahun NU sekaligus wujud rasa syukur atas kiprah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Ketua PCNU Bangil, Eddy Supriyanto, mengatakan peringatan Harlah NU tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sosial kemasyarakatan.

“Selain puncak istighotsah dan tasyakuran 100 tumpeng, kami juga menggelar ziarah serta pengobatan gratis untuk masyarakat,” kata Eddy.

Ia menjelaskan, 100 tumpeng yang disajikan melambangkan usia satu abad NU dalam hitungan Masehi dan menjadi momentum kebersamaan warga NU.

“Ini simbol 100 tahun NU berdiri. Kita bersyukur dan menikmati tumpeng bersama sebagai berkah,” ujarnya.

Eddy menambahkan, peringatan satu abad NU menjadi pengingat bagi warga Nahdliyin untuk terus melanjutkan cita-cita para pendiri NU, terutama dalam penguatan dakwah, pendidikan, ekonomi, dan sosial.

“Dakwah, pendidikan, kesejahteraan ekonomi, dan sosial harus terus dibangun agar warga NU semakin sejahtera dan mampu bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat,” kata dia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pasuruan Siap Bahas Raperda Kerja Sama Daerah untuk Propemperda 2026

16 Juni 2026 - 23:11 WIB

Ketua Dekranasda Pasuruan Dorong Perajin Batik Perluas Pasar Digital

16 Juni 2026 - 17:52 WIB

Doa Bersama Sambut 1 Muharram, Bupati Pasuruan Ajak Warga Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi

15 Juni 2026 - 19:25 WIB

Sedekah Bumi Rekesan, Cara Warga Lereng Arjuno Merawat Tradisi dan Kebersamaan

14 Juni 2026 - 18:17 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Lumbang, Sembunyikan Barang Bukti di Ikatan Gorden

12 Juni 2026 - 13:18 WIB

Trending di Headline