Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pendidikan

SMKN 1 Bangil Himbau Siswa Tetap Tenang dan Tolak Provokasi

badge-check


					SMKN 1 Bangil Himbau Siswa Tetap Tenang dan Tolak Provokasi Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN, – Menyikapi maraknya informasi yang berpotensi memecah belah, SMKN 1 Bangil secara tegas menghimbau seluruh siswanya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi ajakan yang mengarah pada aksi anarkis.

Himbauan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman, serta mendukung ketertiban umum di Kabupaten Pasuruan.

Guna memperkuat imbauan tersebut, sekolah bersinergi dengan Satuan Binmas (Pembinaan Masyarakat) Polres Pasuruan melalui program “Cooling System”.

Dalam kunjungannya, KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang, S.Sos., memberikan pembinaan langsung kepada ratusan siswa.

“Kami menekankan pentingnya menolak segala bentuk provokasi yang dapat menyeret generasi muda ke dalam tindak pidana dan kerusuhan. Jangan sampai masa depan suram hanya karena terpengaruh ajakan tidak bertanggung jawab,” tegas Bambang, Rabu (3/9/2025).

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan konsumsi minuman keras.

Menurutnya, kebiasaan tersebut sering menjadi pintu gerbang yang membuat remaja mudah terlibat dalam tindakan yang merusak diri dan lingkungan.

Kepala SMKN 1 Bangil, Achmad Syamsul Hadi, S.Pd., M.Si., menyambut positif dan mengapresiasi inisiatif Binmas Polres Pasuruan. Ia menegaskan bahwa tugas utama siswa adalah menuntut ilmu, bukan terlibat dalam pelanggaran hukum.

“Kehadiran polisi di sekolah tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga edukasi berharga untuk membentuk karakter positif siswa. Kami juga mengingatkan untuk menjauhi praktik perjudian daring, perundungan (bullying), dan tawuran yang hanya akan mencoreng nama baik generasi muda,” ujar Syamsul Hadi.

Kolaborasi antara sekolah dan kepolisian ini diharapkan dapat membentengi siswa dari pengaruh negatif dan hoax. Harapannya, tercipta lingkungan belajar yang aman untuk melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Pesan serupa disampaikan Achmad Maulana, siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri. Ia mengajak teman-temannya untuk cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi di media sosial.

“Sekarang banyak beredar berita hoax yang memecah belah. Kita sebagai generasi muda harus melek politik dan mampu memilah-milih informasi yang benar agar tidak mudah terprovokasi dan diadu domba,” pungkasnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Tirta Fresindo Jaya Santuni 60 Anak Yatim di Kejayan saat Ramadan

18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Kepala Desa Kepulungan Santuni 160 Janda Dhuafa Setiap Bulan Ramadhan

17 Maret 2026 - 20:26 WIB

DPRD Pasuruan Ajukan 1.838 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

16 Maret 2026 - 21:08 WIB

Panen Duku Rejoso Dimulai, Buah Langka yang Langsung Diborong dari Kebun

13 Maret 2026 - 22:04 WIB

Pemkab Pasuruan Jajaki Pembiayaan dengan PIP Kemenkeu untuk UMKM dan Program MBG

12 Maret 2026 - 21:49 WIB

Trending di Headline