Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Pemkab Pasuruan Jajaki Pembiayaan dengan PIP Kemenkeu untuk UMKM dan Program MBG

badge-check


					Pemkab Pasuruan Jajaki Pembiayaan dengan PIP Kemenkeu untuk UMKM dan Program MBG Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan Regency melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerintah di bawah Ministry of Finance of the Republic of Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026, guna membahas peluang pembiayaan bagi sektor usaha mikro, pembangunan daerah, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PIP Kementerian Keuangan itu membahas sejumlah agenda strategis, antara lain perluasan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi pelaku usaha mikro dan kecil, peluang investasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur, serta skema kemitraan dalam program ekonomi berbasis masyarakat.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan pemerintah daerah saat ini menghadapi tekanan fiskal akibat pemotongan dana transfer, sehingga diperlukan alternatif pembiayaan untuk menjaga keberlanjutan program prioritas.

“Tahun ini tantangan bagi kami adalah potongan dana yang cukup besar. Pembiayaan PIP ini untuk UMKM terutama adalah percepatan program presiden dan program MBG,” kata Rusdi.

Menurut dia, kebutuhan pembiayaan juga berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di daerah. Saat ini terdapat 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berjalan di Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah kabupaten mendorong agar pengelolaan program tersebut melibatkan yayasan lokal dan koperasi pondok pesantren. Namun, keterbatasan modal masih menjadi hambatan utama bagi lembaga lokal untuk terlibat sebagai pelaksana program.

Rusdi menyebut dukungan pembiayaan dari PIP diperlukan agar yayasan lokal dan koperasi dapat memperluas kapasitas layanan sekaligus memperkuat rantai pasok bahan baku.

Ia menambahkan, sejumlah petani di Pasuruan mulai menanam komoditas pendukung seperti pisang cavendish dan cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan program MBG maupun pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

“Alhamdulillah cukup menggerakkan ekonomi. Petani juga mendapat bantuan seperti pupuk subsidi dan bibit,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga menilai pelaku usaha kecil menengah dan industri kecil menengah membutuhkan akses pembiayaan agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal kerja sama konkret antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan PIP untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI Tutup TMMD ke-127 di Pasuruan, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Dukungan Pemkab

11 Maret 2026 - 21:41 WIB

Disbudpar Pasuruan Gelar Festival Bluk Gebluk di Ponpes Roudlotul Hamdi

8 Maret 2026 - 09:25 WIB

Satpol PP Pasuruan Imbau Warkop di Gempol 9 Matikan Musik Selama Ramadan

8 Maret 2026 - 01:29 WIB

Pengurukan Lahan Hijau di Winongan Dipolice Line Satpol PP Kabupaten Pasuruan

7 Maret 2026 - 18:40 WIB

Pengelolaan Persekabpas Diserahkan ke Bupati Mas Rusdi, Target Promosi ke Liga 2

4 Maret 2026 - 19:14 WIB

Trending di Headline