Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

TNI & POLRI

Satgas Pangan Pasuruan Salurkan 9,6 Ton Minyakita, Harga Didorong Kembali ke HET

badge-check


					Satgas Pangan Pasuruan Salurkan 9,6 Ton Minyakita, Harga Didorong Kembali ke HET Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan mendistribusikan 9,6 ton minyak goreng subsidi merek Minyakita ke sejumlah pasar tradisional, Kamis, 16 April 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menekan harga yang sebelumnya sempat melonjak hingga Rp19.000 per liter di tingkat pedagang.

Distribusi dilakukan melalui tujuh retail Bulog, dengan rincian enam titik di Pasar Bangil dan satu titik di Pasar Pandaan.

Total pasokan yang disalurkan mencapai 9.600 liter atau setara 800 karton, masing-masing berisi 12 botol kemasan satu liter.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah selaku Kasatgas Saber Pangan melalui Kanit II Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Eko Hadi Saputro, mengatakan langkah tersebut merupakan respons atas keterbatasan stok yang terjadi sejak sebelum Lebaran di sejumlah pasar.

“Kami pastikan stok aman dan distribusi berjalan agar harga kembali sesuai ketentuan,” kata Eko di lokasi kegiatan.

Selain menambah pasokan, Satgas Pangan juga melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan di lapangan.

Aparat mengingatkan pedagang agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta tidak melakukan penimbunan.

Menurut Eko, pihaknya tidak akan ragu menindak pelanggaran yang ditemukan. “Jika ada yang menjual di atas HET, akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Seorang pedagang di Pasar Bangil, Sinta, mengatakan harga Minyakita sempat naik akibat kekosongan stok. Ia menyebut pasokan minyak goreng tidak tersedia sejak sebelum Lebaran sehingga memicu kenaikan harga di tingkat pengecer.

“Waktu itu stok habis, jadi harga naik sampai Rp19.000. Sekarang sudah mulai ada lagi pasokan,” kata dia.

Pemerintah daerah berharap distribusi tambahan dari Bulog dapat menstabilkan harga Minyakita di pasaran.

Penyaluran serupa direncanakan berlanjut ke pasar lain, seperti Sukorejo dan Gempol, untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di wilayah Kabupaten Pasuruan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI Tutup TMMD ke-127 di Pasuruan, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Dukungan Pemkab

11 Maret 2026 - 21:41 WIB

Satresnarkoba Polres Pasuruan Bagikan 250 Takjil kepada Pengendara di Bangil

11 Maret 2026 - 20:43 WIB

Jalan Rusak di Bangil Berisiko Kecelakaan, Satlantas Minta Segera Diperbaiki

25 Februari 2026 - 12:27 WIB

Satgas Pangan Polres Pasuruan Temukan Kenaikan Harga Cabai di Pasar Bangil

14 Februari 2026 - 12:29 WIB

Jelang Imlek dan Ramadan, Satgas Pangan Polres Pasuruan Awasi Gerakan Pangan Murah di Kejayan

13 Februari 2026 - 13:00 WIB

Trending di TNI & POLRI