Menu

Otomatis
Breaking News

Pemerintah

Bli Gede Kini Tak Lagi Beribadah Sendiri di Lapas Pasuruan

badge-check

Bli Gede Kini Tak Lagi Beribadah Sendiri di Lapas Pasuruan Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasuruan mulai memberikan pendampingan rohani secara rutin kepada satu-satunya warga binaan beragama Hindu di lapas tersebut. Program itu dijalankan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan.

Warga binaan yang akrab disapa Bli Gede itu selama ini menjalankan ibadah secara mandiri di dalam kamar hunian. Pria asal Surabaya berdarah Bali tersebut mengaku belum memiliki komunitas maupun pendamping keagamaan selama menjalani masa pidana.

“Sebelumnya saya terbiasa beribadah sendiri di kamar, tapi sekarang saya punya komunitas Hindu yang bisa support saya,” kata Bli Gede.

Pendampingan dilakukan oleh Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Kuswanto. Selain pembinaan ibadah, kegiatan juga diisi penguatan mental dan spiritual bagi warga binaan.

Kepala Lapas Pasuruan, Tri Wibawa Kristiyana, mengatakan pihaknya berkomitmen memenuhi hak pembinaan keagamaan seluruh warga binaan tanpa membedakan jumlah penganut agama di dalam lapas.

“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak pembinaan keagamaan sesuai keyakinannya masing-masing. Meski hanya satu orang, pelayanan tetap harus hadir secara maksimal,” ujar Tri Wibawa.

Menurut dia, kerja sama dengan Kementerian Agama menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang inklusif dan humanis di lingkungan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kuswanto menilai pembinaan spiritual penting untuk membantu warga binaan menjalani proses pembinaan selama berada di lapas.

“Pembinaan rohani bukan hanya soal ibadah kepada Sang Hyang Widhi, tetapi juga bagaimana memberikan komunitas guna penguatan mental dan spiritual agar warga binaan tetap memiliki semangat menjalani kehidupan hingga setelah mereka bebas nantinya,” kata dia.

Program pembinaan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Melalui layanan tersebut, Lapas Pasuruan menegaskan komitmennya dalam menghormati hak beragama seluruh warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Kesehatan, 27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

17 Sep 2026 - 11:06 WIB

RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Kesehatan, 27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

432 Siswa SD se-Pasuruan Ikuti Festival BTQ ke-5, Wabup Ajak Jadikan Al-Qur’an Sahabat Sehari-hari

16 Sep 2026 - 19:22 WIB

432 Siswa SD se-Pasuruan Ikuti Festival BTQ ke-5, Wabup Ajak Jadikan Al-Qur’an Sahabat Sehari-hari

82 Klub Bulu Tangkis se-Jatim Berebut Gelar di Bupati Pasuruan Open 2026

15 Sep 2026 - 21:17 WIB

82 Klub Bulu Tangkis se-Jatim Berebut Gelar di Bupati Pasuruan Open 2026

1.400 Perempuan Ikuti Pasuruan Woman’s Run 2026, Peserta 12 Tahun Jadi yang Tercepat

13 Sep 2026 - 19:57 WIB

1.400 Perempuan Ikuti Pasuruan Woman’s Run 2026, Peserta 12 Tahun Jadi yang Tercepat

DPW Progib Jatim Rangkul Ormas, LSM, dan Media untuk Perkuat Sinergi di Pasuruan

12 Sep 2026 - 17:33 WIB

DPW Progib Jatim Rangkul Ormas, LSM, dan Media untuk Perkuat Sinergi di Pasuruan
Trending di Headline