Menu

Otomatis
Breaking News

Pemerintah

Pendataan Ulang Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Pasuruan

badge-check

Pendataan Ulang Jadi Kunci Tekan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Pasuruan Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat langkah penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui pembaruan data penerima bantuan sosial secara menyeluruh.

Pendataan ulang tersebut dinilai menjadi langkah penting agar program perlindungan sosial tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo mengatakan, validasi data dilakukan untuk menertibkan penerima bantuan yang dinilai sudah tidak layak masuk kategori masyarakat miskin.

Pemerintah daerah, kata dia, menemukan sejumlah warga yang secara ekonomi telah mampu namun masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

“Orang-orang yang pura-pura miskin itu dikeluarkan. Jadi yang selama ini punya kendaraan pribadi namun mendapatkan bantuan kita tertibkan dengan pendataan ulang,” ujar Rusdi, Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut dia, akurasi data menjadi fondasi utama dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Dengan data yang lebih objektif, anggaran bantuan sosial dapat difokuskan untuk kelompok masyarakat paling rentan.

Selain melakukan pembaruan data, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga menjalankan sejumlah program terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya melalui program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Rusdi menjelaskan, program tersebut tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga menyentuh kondisi tempat tinggal keluarga penerima manfaat.

Pemerintah daerah mengintegrasikan program pendidikan dengan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

“Ketika anaknya masuk Sekolah Rakyat, rumah orang tuanya juga akan diperbaiki melalui program RTLH,” katanya.

Di sektor ekonomi, pemerintah daerah turut mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program penyediaan gizi berbasis partisipasi warga.

Dalam program itu, masyarakat dilibatkan sebagai relawan dapur untuk mendukung penyediaan makanan bergizi.

Menurut Rusdi, keterlibatan warga dalam program tersebut memberi dampak ekonomi langsung karena masyarakat memperoleh tambahan penghasilan dari aktivitas yang dijalankan.

“Relawan dapur dalam program gizi itu membantu masyarakat sekitar mempunyai pendapatan yang layak sehingga mengurangi kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap tren penurunan angka kemiskinan dapat terus berlanjut melalui sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah.

Rusdi menegaskan pemerintah daerah akan terus memperluas program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap berbagai program ini dapat memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan,” kata dia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Kesehatan, 27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

17 Sep 2026 - 11:06 WIB

RSUD Bangil Gelar Bakti Sosial Kesehatan, 27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

432 Siswa SD se-Pasuruan Ikuti Festival BTQ ke-5, Wabup Ajak Jadikan Al-Qur’an Sahabat Sehari-hari

16 Sep 2026 - 19:22 WIB

432 Siswa SD se-Pasuruan Ikuti Festival BTQ ke-5, Wabup Ajak Jadikan Al-Qur’an Sahabat Sehari-hari

82 Klub Bulu Tangkis se-Jatim Berebut Gelar di Bupati Pasuruan Open 2026

15 Sep 2026 - 21:17 WIB

82 Klub Bulu Tangkis se-Jatim Berebut Gelar di Bupati Pasuruan Open 2026

1.400 Perempuan Ikuti Pasuruan Woman’s Run 2026, Peserta 12 Tahun Jadi yang Tercepat

13 Sep 2026 - 19:57 WIB

1.400 Perempuan Ikuti Pasuruan Woman’s Run 2026, Peserta 12 Tahun Jadi yang Tercepat

DPW Progib Jatim Rangkul Ormas, LSM, dan Media untuk Perkuat Sinergi di Pasuruan

12 Sep 2026 - 17:33 WIB

DPW Progib Jatim Rangkul Ormas, LSM, dan Media untuk Perkuat Sinergi di Pasuruan
Trending di Headline