OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – RSUD Bangil menggelar bakti sosial kesehatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 tahun 2026. Sejumlah layanan medis diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Layanan tersebut meliputi operasi bibir sumbing, pemeriksaan Automated Breast Ultrasound (ABUS), dan Bone Mineral Density (BMD).

Sebanyak 27 pasien tercatat menjalani operasi bibir sumbing. Sementara pemeriksaan ABUS diikuti 24 peserta dan pemeriksaan BMD diikuti 25 peserta.
Plt Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya rumah sakit memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen mendukung visi pembangunan daerah melalui peningkatan akses, mutu, dan keselamatan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” kata Tri Dinar.
Menurut Tri Dinar, kegiatan tersebut mencakup empat aspek pelayanan kesehatan, yakni promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Ia mengatakan RSUD Bangil tidak hanya menjalankan pelayanan medis, tetapi juga memiliki fungsi sosial. Fungsi tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya.
“RSUD Bangil tidak hanya menjalankan fungsi medis operasional, tetapi juga memperkuat fungsi sosial agar keberadaan rumah sakit dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Tri Dinar mengatakan operasi bibir sumbing diharapkan tidak hanya memperbaiki fungsi organ pasien. Tindakan medis tersebut juga diharapkan berdampak pada rasa percaya diri dan kualitas hidup pasien dalam lingkungan sosial.
Selain operasi, pemeriksaan ABUS dan BMD menjadi bagian dari layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
ABUS merupakan metode pemeriksaan payudara menggunakan teknologi ultrasonografi otomatis. Adapun BMD digunakan untuk mengukur kepadatan mineral tulang.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan kegiatan yang digelar RSUD Bangil menunjukkan bahwa peringatan hari jadi daerah dapat diisi dengan kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkecuali,” kata Rusdi.
Menurut dia, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi bagian dari pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kata Rusdi, mendorong pembenahan fasilitas kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta modernisasi teknologi medis.
Bakti sosial kesehatan di RSUD Bangil tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. Pemerintah daerah berharap layanan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan.(*)












