Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pemerintah

Pemkab Pasuruan Salurkan BLT DBHCHT Rp12,6 Miliar untuk 10.500 Buruh Rokok

badge-check

Pemkab Pasuruan Salurkan BLT DBHCHT Rp12,6 Miliar untuk 10.500 Buruh Rokok Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026.

Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp12,6 miliar dan diperuntukkan bagi sekitar 10.500 pekerja di sektor industri hasil tembakau.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di KUD Sumberrejo Unit Mitra Produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT), Kecamatan Sukorejo. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,2 juta.

Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perlindungan sosial bagi buruh industri tembakau sekaligus upaya menjaga daya beli masyarakat.

“Tahun ini Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan sekitar Rp12,6 miliar kepada kurang lebih 10.500 pekerja sektor tembakau. Selama dua tahun terakhir pemerintah pusat tidak menaikkan tarif cukai, namun pelaku usaha berharap ada penertiban terhadap rokok ilegal tanpa pita cukai,” kata Rusdi, Jum’at 10 Juli 2026.

Menurut Rusdi, maraknya peredaran rokok ilegal berdampak terhadap penerimaan cukai negara yang pada akhirnya memengaruhi besaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diterima pemerintah daerah. Ia menyatakan akan menyampaikan aspirasi pelaku industri rokok legal kepada pemerintah pusat agar keberlangsungan industri padat karya tersebut tetap terjaga.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda, mengatakan industri hasil tembakau saat ini menghadapi tantangan berupa regulasi dan peredaran rokok ilegal. Selain berharap tidak ada kenaikan tarif cukai, pelaku usaha juga meminta pemerintah meningkatkan penindakan terhadap rokok ilegal.

Ia juga menilai kebijakan pembatasan kadar tar dan nikotin perlu dikaji kembali karena dikhawatirkan dapat memengaruhi keberlangsungan industri dan berdampak pada tenaga kerja.

Salah satu penerima bantuan, Dewi Astutik, mengatakan dana BLT akan digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan membiayai kebutuhan sekolah anaknya.

“Alhamdulillah sangat membantu. Biasanya untuk membeli sembako dan biaya sekolah anak karena bertepatan dengan tahun ajaran baru,” ujar Dewi.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap penyaluran BLT DBHCHT dapat membantu meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus menjaga produktivitas industri hasil tembakau yang menjadi salah satu sektor penyerap tenaga kerja di daerah tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jalan Santai Hari Santri di Bulusari, Busana Tempo Doeloe Jadi Pengingat Perjuangan

18 Okt 2026 - 21:26 WIB

Jalan Santai Hari Santri di Bulusari, Busana Tempo Doeloe Jadi Pengingat Perjuangan

Ketua dan Anggota DPRD Pasuruan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan di RSUD Bangil

15 Okt 2026 - 19:38 WIB

Ketua dan Anggota DPRD Pasuruan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahunan di RSUD Bangil

Barang Bukti Perkara Inkracht Dimusnahkan Kejari Pasuruan

15 Okt 2026 - 17:37 WIB

Barang Bukti Perkara Inkracht Dimusnahkan Kejari Pasuruan

Lewat Dongeng Medi si Gigi Putih, Mela Rusdi Ajak Anak Pasuruan Rajin Sikat Gigi

13 Okt 2026 - 16:18 WIB

Lewat Dongeng Medi si Gigi Putih, Mela Rusdi Ajak Anak Pasuruan Rajin Sikat Gigi

PT Tirta Fresindo Jaya dan Kodim Pasuruan Renovasi Rumah Warga di Gambir Kuning

12 Okt 2026 - 22:02 WIB

PT Tirta Fresindo Jaya dan Kodim Pasuruan Renovasi Rumah Warga di Gambir Kuning
Trending di Headline