Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon Secara Profesional

badge-check


					Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon Secara Profesional Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo meminta petani dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sari Mandiri untuk mengelola usaha hortikultura secara profesional agar menghasilkan keuntungan berkelanjutan.

Arahan itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya melon hidroponik di Green House Melon milik BUMDes Sari Mandiri, Dusun Klangkung, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan.

Dalam sambutannya, Rusdi menilai pengelolaan kebun melon hidroponik tidak cukup dilakukan secara konvensional.

“Greenhouse ini tidak boleh dikelola asal-asalan. Harus business to business. Semua harus diperhitungkan dari sisi manajemen dan peluang bisnisnya,” ujar Rusdi.

Ia mencontohkan sejumlah aspek yang perlu dihitung secara matang, mulai dari usia bangunan greenhouse, kebutuhan penggantian bibit setiap masa panen, hingga biaya obat-obatan tanaman.

Menurutnya, perencanaan detail akan menjaga keberlanjutan usaha dan menghindarkan petani dari kerugian.

Selain manajemen budidaya, Rusdi menekankan pentingnya pemetaan pasar.

Ia meminta pengelola mempersiapkan jaringan pemasaran sejak awal, termasuk membuka pasar di supermarket atau jejaring distribusi lainnya.

“Ketika mau panen, pangsa pasar harus sudah siap. Metode mapping pasar itu penting. Yang utama, marketingnya harus bagus,” katanya.

Rusdi juga mendorong pengelola BUMDes untuk terus berinovasi. Ia mengingatkan agar usaha tidak berhenti hanya pada satu kali panen.

“Panjenengan harus luwes bagaimana bisa menghasilkan uang. Jangan sampai sekali panen terus mangkrak,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rusdi mengapresiasi kreativitas Pemerintah Desa Nogosari yang telah mengembangkan greenhouse melon hidroponik.

Ia berharap program itu mampu memperkuat ketahanan ekonomi warga dan menghasilkan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada keuntungan, bisa digunakan untuk perbaikan fasilitas dan pengembangan. Ini bagian dari ketahanan ekonomi,” katanya.

Bupati Pasuruan hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Merita Ariestya Yudi dan Ketua Kadin Kabupaten Pasuruan Eko Widiatmo. Mereka juga berkesempatan memanen sejumlah varietas melon seperti Aurora, The Blues, Sweet Lavender, Honey Globe, dan Sweet Net 9.

Pantauan Humas Setda Kabupaten Pasuruan, panen perdana yang menampilkan melon bercitarasa manis segar dan berdaging tebal itu berlangsung meriah.

Warga tampak antusias memetik langsung buah dari greenhouse sebelum membelinya sebagai oleh-oleh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pasuruan Siap Bahas Raperda Kerja Sama Daerah untuk Propemperda 2026

16 Juni 2026 - 23:11 WIB

Ketua Dekranasda Pasuruan Dorong Perajin Batik Perluas Pasar Digital

16 Juni 2026 - 17:52 WIB

Doa Bersama Sambut 1 Muharram, Bupati Pasuruan Ajak Warga Jadikan Semangat Hijrah sebagai Inspirasi

15 Juni 2026 - 19:25 WIB

Sedekah Bumi Rekesan, Cara Warga Lereng Arjuno Merawat Tradisi dan Kebersamaan

14 Juni 2026 - 18:17 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Lumbang, Sembunyikan Barang Bukti di Ikatan Gorden

12 Juni 2026 - 13:18 WIB

Trending di Headline