Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Rokok Ilegal Rp 6,39 Miliar Dimusnahkan di Pasuruan

badge-check


					Rokok Ilegal Rp 6,39 Miliar Dimusnahkan di Pasuruan Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Kantor Bea Cukai Pasuruan memusnahkan barang kena cukai (BKC) ilegal senilai Rp6,39 miliar di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Senin, 27 April 2026.

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama periode Mei hingga September 2025.

Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan, Hatta Wardhana, mengatakan total barang yang diamankan mencapai 10,014 ton. Rinciannya meliputi 4.233.186 batang rokok tanpa pita cukai, 15.000 gram tembakau iris, serta 1.982,80 liter minuman mengandung etil alkohol ilegal.

“Barang tersebut merupakan hasil penindakan terhadap pelanggaran di bidang cukai dan telah ditetapkan sebagai barang milik negara untuk dimusnahkan,” kata Hatta dalam konferensi pers.

Menurut dia, barang-barang tersebut sebelumnya berstatus Barang yang Dikuasai Negara (BDN) dari pelanggar yang tidak diketahui identitasnya. Setelah melalui proses administrasi sesuai ketentuan, barang itu mendapatkan persetujuan pemusnahan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Hatta menegaskan, pelanggaran ketentuan cukai dapat dikenai sanksi pidana penjara minimal satu tahun hingga maksimal lima tahun. Selain itu, pelaku juga terancam denda paling sedikit dua kali dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayarkan.

Ia menyebutkan, penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga penerimaan negara sekaligus menekan peredaran barang ilegal di masyarakat. Bea Cukai, kata dia, terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum, termasuk kepolisian, kejaksaan, dan TNI.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Bea Cukai juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan di bidang cukai serta melaporkan jika menemukan indikasi peredaran barang ilegal.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelanggar sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, KORMI Pasuruan Buka Kejurkab Paskibra 2026

2 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Rieke Diah Pitaloka Apresiasi Program Ketahanan Pangan dan Layanan Warga Binaan di Lapas Karawang

31 Juli 2026 - 14:03 WIB

RSUD Bangil Raih Penghargaan Internasional WSO, Layanan Stroke Diakui Berstandar Dunia

30 Juli 2026 - 21:57 WIB

Kunjungi LASKAR Farm, Kades Hoho Apresiasi Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

27 Juli 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Pasuruan Dorong Kolaborasi Gempur Rokok Ilegal Lewat Talk Show DBHCHT

23 Juli 2026 - 14:56 WIB

Trending di Pemerintah