OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan, memberikan layanan medical check-up (MCU) kepada 50 anggota DPRD Kabupaten Pasuruan pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Pemeriksaan kesehatan berkala itu mencakup sejumlah tes medis, termasuk metode Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) yang baru ditambahkan tahun ini.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, mengatakan penambahan BIA bertujuan memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai komposisi tubuh peserta pemeriksaan.
“BIA adalah metode non-invasif yang aman untuk menilai komposisi tubuh secara menyeluruh melalui sinyal listrik lemah,” kata Tri Dinar.
Menurut dia, pemeriksaan BIA dapat mengukur massa dan distribusi otot, persentase lemak tubuh, termasuk lemak viseral dan subkutan, kadar air seluler, serta massa tulang. Pemeriksaan ini juga menghasilkan informasi mengenai Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Basal Metabolic Rate (BMR), yakni perkiraan energi yang dibutuhkan tubuh saat beristirahat.
Selain BIA, rangkaian MCU meliputi pemeriksaan fisik, elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung, pemeriksaan mata, dan audiometri untuk mengevaluasi fungsi pendengaran.
Peserta juga menjalani pemeriksaan laboratorium darah dan urine, radiologi toraks, ultrasonografi abdomen (USG), serta vaksinasi influenza.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, mengatakan MCU merupakan agenda tahunan untuk membantu anggota dewan memantau kondisi kesehatan mereka di tengah aktivitas kedewanan yang padat.
“Ini menjadi ikhtiar bersama agar para anggota dewan bisa terus menampung dan memperjuangkan aspirasi rakyat tanpa terkendala masalah kesehatan. Kegiatan dewan sangat padat, sehingga sering kali lupa menjaga kondisi tubuh. Momentum ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Samsul.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan hasil pemeriksaan dapat menjadi rujukan awal untuk mengetahui potensi gangguan kesehatan. Dengan demikian, anggota dewan diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan atau menjalani pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan.
Pemeriksaan berkala tersebut menjadi salah satu upaya menjaga kebugaran anggota DPRD agar tetap mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Namun, hasil MCU dan analisis komposisi tubuh tetap perlu ditafsirkan sesuai kondisi masing-masing peserta. Temuan yang mengarah pada gangguan kesehatan memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh tenaga medis.(*)











