Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Pemerintah

Larangan Sepihak Usaha oleh Kades Picu Polemik, Kuasa Hukum Warga Siap Tempuh Jalur Hukum

badge-check


					Larangan Sepihak Usaha oleh Kades Picu Polemik, Kuasa Hukum Warga Siap Tempuh Jalur Hukum Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Polemik antara warga dan Kepala Desa kembali mengemuka setelah muncul dugaan adanya larangan sepihak terhadap aktivitas usaha yang dinilai tidak memiliki dasar hukum.

Larangan tersebut disebut melampaui kewenangan kepala desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Desa.

Pihak penasehat hukum warga memastikan akan membawa persoalan ini ke pemerintah daerah hingga jalur hukum formal.

Penasehat hukum warga, Solihul Aris, melalui paralegal Wahyu Nugroho, menegaskan bahwa kewenangan kepala desa telah diatur secara tegas dalam UU No. 6/2014 tentang Desa yang diperbarui melalui UU No. 3/2024.

Kewenangan itu mencakup penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi warga.

Namun Wahyu menyebut, kewenangan tersebut tidak dapat digunakan untuk membatasi atau melarang aktivitas usaha yang telah dinyatakan sah berdasarkan peraturan di atasnya.

“Tidak ada ruang bagi kepala desa mengeluarkan larangan sepihak terhadap usaha yang sudah sah menurut aturan di atasnya,” kata Wahyu. Selasa (25/11/2025).

Ia menjelaskan, seluruh perizinan usaha kini terintegrasi dalam sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko sebagaimana diatur dalam PP No. 5/2021 dan PP No. 6/2021.

Dengan sistem tersebut, pemerintah desa tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan atau menghambat usaha yang telah memperoleh legalitas melalui OSS.

“Semua izin usaha tersentralisasi. Desa tidak boleh bertindak bertentangan dengan mekanisme OSS,” ujarnya.

Wahyu menilai larangan sepihak terhadap aktivitas usaha warga dapat memenuhi unsur penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur Pasal 29 UU Desa.

Dalam aturan itu, kepala desa dilarang menyalahgunakan kewenangan, membuat keputusan yang menguntungkan diri atau kelompok tertentu, serta bertindak sewenang-wenang.

“Jika tindakan larangan tidak memiliki dasar hukum yang jelas, maka unsur penyalahgunaan wewenang bisa terpenuhi,” kata Wahyu.

Ia mengingatkan bahwa kepala desa yang melanggar ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi administratif mulai dari teguran, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian tetap.

“Setiap tindakan pejabat desa harus berada dalam koridor hukum. Jika keluar dari jalurnya, ada konsekuensinya,” tegasnya.

Pihak penasehat hukum menyatakan akan segera mengajukan laporan resmi kepada Bupati atau Wali Kota, dan membuka opsi membawa perkara ini ke proses hukum formal.

“Kami akan melaporkan persoalan ini kepada pemerintah daerah dan menempuh langkah hukum yang berlaku. Tidak boleh ada tindakan sepihak yang merugikan warga,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, di tengah upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa, tindakan melarang usaha tanpa dasar hukum justru berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa desa memang dapat menetapkan Peraturan Desa (Perdes), namun tidak boleh bertentangan dengan regulasi di atasnya dan harus dibuat demi kepentingan umum.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabupaten Pasuruan Sabet Tiga Penghargaan dalam Forikan Award 2025

28 November 2025 - 12:40 WIB

BPKN Tinjau Pabrik AQUA Pandaan, Pastikan Transparansi Pengelolaan Sumber Air

26 November 2025 - 20:07 WIB

APBD Kabupaten Pasuruan 2026 Disahkan, Pemkab dan DPRD Sepakati Anggaran di Tengah Penurunan Fiskal

26 November 2025 - 16:53 WIB

Dirjen PAS Kawal Pembangunan Lapas Terintegrasi dan Pembinaan Warga Binaan di Pasuruan

22 November 2025 - 20:01 WIB

Polres Pasuruan Ajak Perangkat Desa Gading Maju Perkuat Benteng Pencegahan Narkoba

21 November 2025 - 17:58 WIB

Trending di Headline