OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Sebanyak 1.634 jemaah calon haji asal Kabupaten Pasuruan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci secara bertahap sejak Rabu, 22 April 2026. Pemberangkatan dilakukan dalam beberapa kelompok terbang (kloter) sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Marzuki, mengatakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 3 dan 4 diberangkatkan bersama jemaah asal Kabupaten Probolinggo. Sementara Kloter 5 telah lebih dahulu berangkat pada subuh hari dengan jumlah 63 jemaah.

“Puncak pemberangkatan berada di Kloter 6 yang merupakan kloter penuh asal Kabupaten Pasuruan dengan jumlah 371 jemaah,” kata Marzuki.
Kloter 6 dilepas langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, di Kompleks Perkantoran Raci, Bangil. Pemberangkatan selanjutnya masih akan berlangsung untuk Kloter 7 pada sore hari, serta Kloter 8 dan 9 pada Kamis, 23 April 2026. Adapun Kloter 10 dijadwalkan bergabung dengan jemaah asal Kota Pasuruan.
Menurut Marzuki, dari total jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 77 orang masuk kategori rentan, baik karena faktor usia maupun kondisi kesehatan. Untuk itu, petugas haji daerah dan ketua rombongan diminta memberikan pendampingan khusus kepada para jemaah tersebut.
“Kami telah menginstruksikan Petugas Haji Daerah dan ketua rombongan untuk memberikan pendampingan khusus kepada jemaah rentan,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Shobih yang juga akan kembali menunaikan ibadah haji tahun ini menyatakan komitmennya untuk membantu para jemaah asal Kabupaten Pasuruan selama berada di Tanah Suci.
Menurut dia, keberangkatannya kali ini bukan semata sebagai pejabat daerah, melainkan juga sebagai bagian dari rombongan jemaah yang siap membantu sesama.
“Kalau sudah di sana tidak ada stempel wabup. Tapi membantu jamaah haji Kabupaten Pasuruan dengan sekuat tenaga,” kata Gus Shobih.
Seluruh jemaah dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi mulai Kamis setelah menjalani masa transit di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Mereka akan menjalankan ibadah haji selama sekitar 41 hari dan diperkirakan kembali ke Indonesia pada 2 hingga 3 Juni 2026.(*)














