OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar pelatihan e-commerce bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Hall Fina Golf Prigen, Minggu, 10 Mei 2026.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan pemasaran digital melalui fitur live selling di sejumlah platform media sosial dan marketplace.

Kegiatan bertajuk Upgrade Skill Live TikTok & Shopee – Cuan dari Digital Platform itu diikuti pelaku IKM, pelajar, mahasiswa, hingga konten kreator.
Mereka mendapatkan pelatihan mengenai teknik pemasaran digital melalui TikTok, Shopee, Facebook, YouTube, dan platform lainnya.
Yang menarik, pelatihan tersebut dibiayai menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pemerintah daerah memanfaatkan anggaran tersebut untuk memperkuat kapasitas digital pelaku usaha lokal di tengah meningkatnya tren perdagangan berbasis online.
Bupati Pasuruan Rusdi Soetedjo mengatakan perkembangan teknologi digital menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi dengan pola pemasaran baru. Menurut dia, kemampuan menjual produk melalui media sosial kini menjadi kebutuhan.
“Silakan dimanfaatkan pelatihan ini untuk sharing dan bertanya sebanyak mungkin agar mendapat ilmu yang bermanfaat. Ini juga menjadi tantangan bagi pemerintah untuk terus menghadirkan inovasi bagi IKM dan UMKM agar bisa berkembang,” kata Rusdi saat membuka kegiatan.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghoni mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap strategi digital marketing.
Menurut dia, penguasaan teknologi pemasaran menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal.
“Peserta diharapkan memahami strategi marketing digital sehingga mampu meningkatkan hasil penjualan produk,” ujar Ghoni.
Dalam pelatihan itu, Diskoperindag menghadirkan praktisi e-commerce dan kreator digital Cimbrut & Mamnunn serta Vitta Devita.
Mereka memberikan materi seputar strategi membangun audiens saat live streaming, teknik komunikasi penjualan, hingga optimalisasi toko daring di marketplace.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga memperoleh sertifikat digital dan bahan pembelajaran elektronik sebagai pendukung pengembangan usaha setelah kegiatan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap pelatihan tersebut menjadi bagian dari program Pasuruan Bangkit sekaligus mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana menciptakan peluang usaha baru di era digital.(*)














