Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Bekali Warga Binaan Konveksi, Lapas Tulungagung Terima Pesanan Produksi Ratusan Celemek Makan Bergizi Gratis (MBG)

badge-check

Bekali Warga Binaan Konveksi, Lapas Tulungagung Terima Pesanan Produksi Ratusan Celemek Makan Bergizi Gratis (MBG) Perbesar

OBORKEADILAN.COM, TULUNGAGUNG – Dalam upaya mendorong kemandirian dan membentuk keterampilan hidup, Lapas Kelas IIB Tulungagung menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan produksi konveksi yang melibatkan langsung warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian Lapas Tulungagung.

Melalui proses menjahit yang penuh ketekunan, para WBP tidak hanya belajar teknik dasar menjahit dan menyusun pola, tetapi juga mengasah rasa percaya diri dan semangat untuk bangkit. Setiap jahitan yang mereka hasilkan menjadi simbol harapan baru, bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan.

Dalam hal ini Ma’ruf Prasetyo Hadianto selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung mengungkapkan, “Kegiatan pembuatan celemek ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi bagian dari proses pembinaan yang bermakna.”

Kami ingin para warga binaan menyadari bahwa setiap keterampilan yang mereka pelajari hari ini adalah bekal untuk hidup yang lebih baik di kemudian hari. Dengan tekun menjahit, mereka sedang merajut harapan dan membentuk masa depan yang lebih mandiri.”

“Lapas bukan akhir, tapi awal dari perubahan. Kami akan terus mendukung program-program kemandirian seperti ini agar mereka siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.” ucap Ma’ruf. Kamis (31/7).

Dalam pembuatan pesanan celemek ini, Lapas Kelas IIB Tulungagung bekerjasama dengan Yayasan Gusti Maringi Mukti. Yayasan tersebut bergerak di bidang makan bergizi gratis yang diadakan oleh Pemerintah, dimana celemek itu akan dipakai oleh koki yang ada di dapur MBG.

Perwakilan dari Yayasan Gusti Maringi Mukti mengungkapkan bahwa, “Kami sangat mengapresiasi hasil karya warga binaan Lapas Tulungagung, celemek-celemek yang kami terima bukan hanya produk fungsional, tetapi juga sarat makna dan nilai. Setiap jahitan mencerminkan semangat belajar, kerja keras, dan keinginan untuk berubah.

Kami merasa senang dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan ini dan berharap sinergi antara yayasan dan Lapas dapat terus berlanjut untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat”, pungkas Agung.

“Dengan terus konsisten melakukan program pembinaan kemandirian, warga binaan diharapakan dapat menciptakan produk unggulan dan memiliki tanggung jawab, serta semangat memperbaiki diri sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat”, pungkas Ma’ruf.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Yonzipur 10 Kostrad Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di Gempol, Wabup Shobih: Bukan Sekadar Penghubung Desa

3 Nov 2026 - 16:54 WIB

Yonzipur 10 Kostrad Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di Gempol, Wabup Shobih: Bukan Sekadar Penghubung Desa

RAPBD Pasuruan 2027: Belanja Rp3,7 Triliun, Rencana Pinjaman Rp363 Miliar Disorot Fraksi DPRD

2 Nov 2026 - 21:36 WIB

RAPBD Pasuruan 2027: Belanja Rp3,7 Triliun, Rencana Pinjaman Rp363 Miliar Disorot Fraksi DPRD

Pemkab Pasuruan Bidik Atlet E-Sport Lewat Turnamen Bupati Cup Free Fire 2026

31 Okt 2026 - 18:56 WIB

Pemkab Pasuruan Bidik Atlet E-Sport Lewat Turnamen Bupati Cup Free Fire 2026

Merita Rusdi Sutejo Keliling Sekolah dan Kampus, Ajak Remaja Cegah Perkawinan Anak

29 Okt 2026 - 21:23 WIB

Merita Rusdi Sutejo Keliling Sekolah dan Kampus, Ajak Remaja Cegah Perkawinan Anak

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Perubahan SOTK, Dinas Pemadam Kebakaran Dipisah dari Satpol PP

29 Okt 2026 - 05:16 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Perubahan SOTK, Dinas Pemadam Kebakaran Dipisah dari Satpol PP
Trending di Headline