Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pemerintah

Komisi III DPRD Pasuruan Rekomendasikan Penghentian Sementara Pengurukan Lahan di Winongan

badge-check

Komisi III DPRD Pasuruan Rekomendasikan Penghentian Sementara Pengurukan Lahan di Winongan Perbesar

OBORNASIONAL.COM, PASURUAN – Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan penghentian sementara proyek pengurukan lahan di Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Rabu, 18 Februari 2026.

Rekomendasi itu dikeluarkan setelah inspeksi mendadak menemukan proyek belum mengantongi dokumen perizinan lengkap.

Inspeksi dilakukan menyusul keluhan warga terkait sisa material uruk yang tercecer di jalan desa hingga menyebabkan permukaan jalan licin, terutama saat hujan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Akhmad Mujangki mengatakan, pihaknya menerima banyak aduan dari masyarakat di daerah pemilihannya. Ia mengaku merasakan langsung dampak jalan licin akibat material proyek.

“Kalau hujan sangat membahayakan. Saya sudah beberapa kali melintas di situ dan memang licin,” ujarnya.

Setelah sidak, Komisi III menggelar rapat bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Winongan dan pemilik lahan. Dari hasil klarifikasi, pengurukan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan yang sebelumnya dinilai kurang optimal.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Yusuf Daniyal menjelaskan, rencana pemanfaatan lahan sempat berubah dari pembangunan masjid menjadi area pertanian hidroponik.

Menurut dia, perubahan rencana merupakan hak pemilik lahan, namun tetap harus mengikuti ketentuan perizinan.

“Apapun rencana pemilik lahan adalah haknya. Namun tetap harus mengikuti aturan dan melengkapi seluruh perizinan,” kata Daniyal.

Berdasarkan hasil peninjauan dan klarifikasi, proyek tersebut belum dilengkapi dokumen perizinan yang dipersyaratkan. Karena itu, DPRD meminta aktivitas pengurukan dihentikan sementara hingga seluruh izin dipenuhi.

Selain persoalan izin, DPRD juga menyoroti dampak langsung terhadap keselamatan warga. Sisa material uruk yang berserakan di jalan disebut telah menyebabkan pengguna jalan terjatuh.

Komisi III meminta pemilik lahan segera membersihkan material di jalan serta mengurus perizinan sesuai ketentuan sebelum aktivitas kembali dilanjutkan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Yonzipur 10 Kostrad Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di Gempol, Wabup Shobih: Bukan Sekadar Penghubung Desa

3 Nov 2026 - 16:54 WIB

Yonzipur 10 Kostrad Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di Gempol, Wabup Shobih: Bukan Sekadar Penghubung Desa

RAPBD Pasuruan 2027: Belanja Rp3,7 Triliun, Rencana Pinjaman Rp363 Miliar Disorot Fraksi DPRD

2 Nov 2026 - 21:36 WIB

RAPBD Pasuruan 2027: Belanja Rp3,7 Triliun, Rencana Pinjaman Rp363 Miliar Disorot Fraksi DPRD

Pemkab Pasuruan Bidik Atlet E-Sport Lewat Turnamen Bupati Cup Free Fire 2026

31 Okt 2026 - 18:56 WIB

Pemkab Pasuruan Bidik Atlet E-Sport Lewat Turnamen Bupati Cup Free Fire 2026

Merita Rusdi Sutejo Keliling Sekolah dan Kampus, Ajak Remaja Cegah Perkawinan Anak

29 Okt 2026 - 21:23 WIB

Merita Rusdi Sutejo Keliling Sekolah dan Kampus, Ajak Remaja Cegah Perkawinan Anak

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Perubahan SOTK, Dinas Pemadam Kebakaran Dipisah dari Satpol PP

29 Okt 2026 - 05:16 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Perubahan SOTK, Dinas Pemadam Kebakaran Dipisah dari Satpol PP
Trending di Headline